HALLO POLISI Lintas Daerah News Redaksi TNI

Rapat Koordinasi Satgas Pencegahan Penyebaran Virus Corona Disease (COVID-19) Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat.

GARUT, Swarapelita.com – Rapat koordinasi Satgas Kecamatan Banyuresmi siap siaga penanggulangan pencegahan penyebaran Virus Corona Disease (Covid-19). dilaksanakan di Aula Kecamatan Banyuresmi
Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Kamis, 02/03/2020.

Camat Banyuresmi Drs. H. Nurrodhin, M.Si, juga sebagai Ketua Satgas Kecamatan pencegahan penyebaran virus Corona Disease -19 (Covid-19) diwilayah Kecamatan Banyuresmi; Menyampaikan arahan-arahan kepada Anggota Satgas Pencegahan Penyebaran Virus Corona Disease -19 (Covid-19); kami sangat serius; Pertama untuk menghimbau kepada warga masyarakat Kecamatan Banyuresmi untuk sementara untuk menjaga jarak (Physical Distancing) atau kontak fisik dengan wilayah-wilayah jona merah pandemi Virus Corona Disease (COVID-19) dengan tujuan untuk meminimalisir penyebaran wabah Virus Corona Disease (COVID-19) diwilayah kecamatan Banyuresmi. Kedua bagi Kepala Desa untuk melakukan pendatan bagi masyarakat yang pulang dari Jabodetabek, segera kordinasi dengan pihak Puskesmas bila ada gejala-gejala yang dikhawatirkan, dan menghimbau untuk mengisolasi dirumah masing-masing selama 14 hari bagi warga pendatang, Ujarnya.

Kapolsek Banyuresmi Kompol Drs. H. Krisna Irawan, M.Si menyampaikan Polri dan TNI, siap menjadi garda terdepan dan saya juga mengingatkan kita semua tidak ada yang hebat dan kita harus menyamakan persepsi untuk memerangi Virus Corona Disease-19 (COVID-19) maka dari itu langkah kita harus segera adakan posko satgas pencegahan penyebaran Virus Corona Disease (COVID-19) diwilayah kecamatan Banyuresmi. Selain itu kita semua harus berkomitmen bersama tidak ada kebijakan apapun selain yang kita lakukan sesuai petunjuk kebijakan pemerintah pusat, Tegasnya.

Kepala Puskesmas Sukaraja Enung Sulastri, S.Kep.Ners, mengingatkan bagi kita semua jangan sampai mudah menghukumi seseorang baik mengatakan orang tersebut Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebelum ada pemeriksaan oleh pihak kesehatan, atupun menyebutkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebelum ada penjelasan dari dinas kesehatan yang berwenang atau pihak dokter, Ucapnya.

Menurut Enung Sulastri ada beberapa hal yang harus diwaspadi bagi warga masyarakat yang kepulangan dari wilayah Jabodetabek atau wilayah pandemi Virus Corona Disease (COVID-19) Bila mengalami ; demam, batuk pilek, sakit tenggorokan, badan lemas, diharapkan istirahat dirumah atau mengarantina mandiri selam 14 hari, selanjutnya pihak Rt/Rw mencatat melaporkan kepihak Desa atau Puskesmas dan saya ingatkan jangan panik, Ujarnya.

Sekmat Banyuresmi Dudi Suryadi, S. STP, M.Si, menjelaskan sesuai kesepakatan dan arahan pimpinan satgas Kecamatan Banyuresmi sudah beroperasi mulai dari tanggal 01/04/2020. Insya Allah sesuai pedum ada penambahan tiap hari kita terjunkan 20 personil perhari selama 24 jam nanti kita atur mekanismenya yaitu terdiri
Dari berbagai unsur baik dari pihak Kecamatan, Desa, Koramil, Polsek, Puskesmas Bagendit, Puskesmas Sukasenang, dan Puskesmas Sukaraja, serta untuk garis kordinasi dan komando akan kita bentuk WA Grup Satgas pencegahan penyebaran Virus Corona Disease (Covid-19), Pungkasnya. (Beni).

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *